Berita Terhangat

Banyak Hakim Korupsi, Presiden Perlu Keluarkan Perppu - Poskotanews;

Banyak Hakim Korupsi, Presiden Perlu Keluarkan Perppu - Poskotanews

PoskotanewsBanyak Hakim Korupsi, Presiden Perlu Keluarkan PerppuPoskotanewsJAKARTA (Poskotanews) – Dunia peradilan Indonesia sudah rusak parah. Banyak hakim di daerah tertangkap akibat suap (korupsi), kejadian ini bahkan juga dialami Sekjen Mahkamah Agung (MA). Oleh karena itu, Presiden perlu menerbitkan Peraturan ...dan lainnya »

DPR: Bersihkan Hakim Agung Korup - JPNN.com;

DPR: Bersihkan Hakim Agung Korup - JPNN.com

JPNN.comDPR: Bersihkan Hakim Agung KorupJPNN.comJAKARTA – Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengatakan kalau eksekutif dan legislatif korupsi, negara hanya akan terhuyung-huyung. Tapi kalau yudikatif yang korup, ujar Arsul, sebuah negara harus dilikuidasi. “Kalau eksekutif dan legislatif korup ...dan lainnya »

DPR usulkan pensiun Hakim Agung 65 tahun - ANTARA;

DPR usulkan pensiun Hakim Agung 65 tahun - ANTARA

ANTARADPR usulkan pensiun Hakim Agung 65 tahunANTARAJakarta (ANTARA News) - Komisi III DPR RI yang sedang membahas Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Jabatan Hakim mengusulkan pembatasan usia pensiun hakim agung dari 70 tahun menjadi 65 tahun. "Pembatasan usia pensiun hakim ...dan lainnya »

Suhadi, Juru Bicara Mahkamah Agung: MA akan Mengevaluasi Sistem - Republika Online

Suhadi, Juru Bicara Mahkamah Agung: MA akan Mengevaluasi SistemRepublika OnlineMahkamah Agung memang harus mengevaluasi sistem dan pembinaan serta pengawasan yang selama ini berlaku. Sistem yang sudah berlaku itu, dengan banyaknya terjadi kejadian seperti ini (hakim menerima suap), mungkin akan ditinjau kembali untuk ...dan lainnya »

Ini Aturan yang Dilanggar Jika Hakim Terima Suap - VIVA.co.id;

Ini Aturan yang Dilanggar Jika Hakim Terima Suap - VIVA.co.id

VIVA.co.idIni Aturan yang Dilanggar Jika Hakim Terima SuapVIVA.co.idVIVA.co.id – Bagi mereka para oknum hakim dan pengacara yang menerima suap, hukumannya tegas tertuang di pasal 6 UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto UU nomor 20 tahun 2001. Pada peraturan itu ...dan lainnya »

Gaji Para Hakim Sudah Banyak, Tapi Tetap Saja Ada Kena Suap - Suara.com;

Gaji Para Hakim Sudah Banyak, Tapi Tetap Saja Ada Kena Suap - Suara.com

Suara.comGaji Para Hakim Sudah Banyak, Tapi Tetap Saja Ada Kena SuapSuara.comJuru bicara Mahkamah Agung Suhadi memberikan keterangan pers terkait OTT Hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu yang juga Ketua PN Kepahiang, Janner Purba, di Gedung MA,Jakarta, Rabu (25/5). [suara.com/Oke Atmaja] ...dan lainnya »

Hakim Agung : carut marut MA bagian dari tanggungjawab pimpinan - ANTARA;

Hakim Agung : carut marut MA bagian dari tanggungjawab pimpinan - ANTARA

ANTARAHakim Agung : carut marut MA bagian dari tanggungjawab pimpinanANTARAMalang (ANTARA News) - Hakim Agung Gayus Lumbuun mengatakan carut marut di lembaga pengadilan, Mahkamah Agung (MA), tak lepas dari belum adanya sistem yang baik dan seyogianya pimpinannya harus ikut bertangungjawab terhadap situasi itu.dan lainnya »

Hakim Terima Suap Bisa Dipecat, Ini Rujukannya - Okezone;

Hakim Terima Suap Bisa Dipecat, Ini Rujukannya - Okezone

OkezoneHakim Terima Suap Bisa Dipecat, Ini RujukannyaOkezoneJAKARTA – Hakim memang rentan terhadap suap dari setiap perkara yang ditanganinya. Penangkapan dua hakim di Bengkulu dua hari lalu membuktikan betapa profesi ini rawan suap. Namun, hakim yang terbukti menerima bisa dipecat. Juru Bicara ...dan lainnya »

Sistem Pengawasan Dan Pembinaan Hakim Segera Dievaluasi MA - HARIANACEH.co.id;

Sistem Pengawasan Dan Pembinaan Hakim Segera Dievaluasi MA - HARIANACEH.co.id

HARIANACEH.co.idSistem Pengawasan Dan Pembinaan Hakim Segera Dievaluasi MAHARIANACEH.co.idHARIANACEH.co.id — Mahkamah Agung (MA) kembali kecolongan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tiga hakim di Bengkulu. Juru Bicara MA Suhadi mengatakan, akan mengevaluasi sistem pengawasan yang berlaku selama ini ...dan lainnya »

Mahkamah Agung Mungkin Akan Tinjau Ulang Sistem yang Sudah Ada - Tribunnews;

Mahkamah Agung Mungkin Akan Tinjau Ulang Sistem yang Sudah Ada - Tribunnews

TribunnewsMahkamah Agung Mungkin Akan Tinjau Ulang Sistem yang Sudah AdaTribunnewsTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Mahkamah Agung (MA) RI Suhadi mengakui pihaknya memang kembali kecolongan terkait dengan kasus dugaan suap yang melibatkan dua orang Hakim serta seorang Paniteranya. "Memang kami kecolongan ...dan lainnya »

Gaji Sudah Penyesuaian, MA Pertanyakan Motif Hakim Terima Suap - KOMPAS.com;

Gaji Sudah Penyesuaian, MA Pertanyakan Motif Hakim Terima Suap - KOMPAS.com

KOMPAS.comGaji Sudah Penyesuaian, MA Pertanyakan Motif Hakim Terima SuapKOMPAS.comKOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Juru Bicara Mahkamah Agung Suhadi, saat ditemui seusai menggelar konferensi pers di Gedung MA, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2015). JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara Mahkamah Agung Suhadi mengatakan, ...dan lainnya »

MA: Hakim Korupsi Bukan karena Kurang Gaji - Okezone;

MA: Hakim Korupsi Bukan karena Kurang Gaji - Okezone

OkezoneMA: Hakim Korupsi Bukan karena Kurang GajiOkezoneJAKARTA - Juru Bicara Mahkamah Agung (MA), Suhadi menyangkal gaji rendah menjadi penyebab hakim mudah disuap oleh pihak yang berperkara atau bersengketa di pengadilan. Remunerasi para pengadil sudah ditingkatkan guna mencegah perilaku ...dan lainnya »

Hakim Terjaring OTT KPK, MA Akui Kecolongan - Okezone;

Hakim Terjaring OTT KPK, MA Akui Kecolongan - Okezone

OkezoneHakim Terjaring OTT KPK, MA Akui KecolonganOkezoneJAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menangkap dua hakim lantaran terlibat kasus korupsi. Menanggapi hal tersebut, juru Mahmakah Agung (MA), Suhadi mengaku kecolongan. "Memang (MA) kecolongan," ujar Suhadi dalam ...dan lainnya »

Gayus Lumbuun khawatir masyarakat tak percaya peradilan lagi - merdeka.com;

Gayus Lumbuun khawatir masyarakat tak percaya peradilan lagi - merdeka.com

merdeka.comGayus Lumbuun khawatir masyarakat tak percaya peradilan lagimerdeka.comMerdeka.com - Hakim Agung Topane Gayus Lumbuun menyebut dengan istilah turbulensi peradilan untuk menggambarkan kondisi karut marut lembaga peradilan di Indonesia sekarang ini. Pernyataan itu disampaikan untuk menanggapi operasi tangkap ...dan lainnya »

Gayus Lumbuun: Tata kelola internal MA perlu dirombak - ANTARA;

Gayus Lumbuun: Tata kelola internal MA perlu dirombak - ANTARA

ANTARAGayus Lumbuun: Tata kelola internal MA perlu dirombakANTARAJakarta (ANTARA News) - Hakim Agung Topane Gayus Lumbuun menilai organisasi tata kelola Mahkamah Agung (MA)i perlu ada perombakan agar tidak ada lagi pejabatnya yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Ini akibat salah kelola.dan lainnya »